Cara Menulis Jurnal Internasional
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Dalam penelitian ilmiah, ilmuwan, teknisi, dan peneliti memanfaatkan berbagai metode dan variabel saat melakukan penelitian atau eksperimen. Dalam istilah sederhana, variabel mewakili atribut terukur yang dapat berubah atau bervariasi pada seluruh eksperimen, apakah membandingkan hasil antara beberapa grup, beberapa orang atau bahkan ketika menggunakan satu orang dalam eksperimen yang dilakukan dari waktu ke waktu.
Variabel adalah bagian yang disederhanakan dari fenomena kompleks yang ingin Anda pelajari. Kata variabel berasal dari kata dasar “bervariasi”, yang artinya perubahan dalam jumlah, volume, angka, bentuk, sifat atau jenis. Variabel-variabel ini harus dapat diukur, yaitu dapat dihitung atau dikenai skala.
Contoh variabel dalam mengkaji suatu fenomena yang kompleks, yang dibagi menjadi bagian-bagian yang lebih mudah dipemahami, misalnya fenomena tentang perubahan iklim. Variabel yang berkaitan dengan fenomena tersesbut diantaranya yaitu permukaan laut, suhu, jumlah emisi karbon, jumlah curah hujan.
Variabel yang berkaitan dengan fenomena kejahatan dan kekerasan di jalanan, diantaranya yaitu jumlah perampokan, jumlah percobaan pembunuhan, jumlah tahanan, jumlah korban kejahatan, jumlah penegak hukum.
Variabel secara umum dapat didefinisikan sebagai objek yang berbentuk apa saja yang ditentukan oleh peneliti dengan tujuan untuk memperoleh informasi supaya dapat ditarik sebuah kesimpulan. Sedangkan secara teoritis, variabel penelitian diartikan sebagai suatu objek, sifat, atribut atau nilai dari orang, atau kegiatan yang mempunyai bermacam-macam variasi antara satu dengan lainnya yang ditetapkan oleh peneliti dengan tujuan untuk dipelajari dan ditarik kesimpulan.
Adapun definisi variabel penelitian menurut para ahli, antara lain:
Variabel yaitu konsep yang mempunyai macam-macam nilai, dan variabel merupakan konsep yang sudah diubah.
Variabel adalah variasi dari objek penelitian, misalnya saja tinggi manusia dan divariasikan dengan umur atau berat badan yang dimilikinya.
Variabel penelitian yaitu objek penelitian atau apa yang menjadi perhatian suatu titik perhatian suatu penelitian.
Variabel merupakan karakter yang dapat diobservasi dari unit amatan yang merupakan suatu pengenal atau atribut dari sekelompok objek. Terdapat variasi antara objek yang satu dengan objek yang lainnya dalam kelompok tertentu.
Terdapat beberapa jenis variabel dalam sebuah penelitian. Secara garis besar, jenis variabel penelitian dapat digolongkan menjadi yaitu:
Berdasarkan fungsinya terdapat 4 jenis variabel, diantaranya yaitu:
Variabel bebas merupakan variabel yang dapat mempengaruhi atau yang menjadi sebab-perubahannya atau timbulnya variabel terikat. Pada penelitian, variabel bebas sering disebut sebagai variabel stimulus, predictor, antecedent, variabel pengaruh, variabel perlakuan, variabel treatment dan variabel risiko.
Hal tersebut dikarenakan variabel bebas adalah variabel yang sifatnya bebas (tidak dipengaruhi variabel lain), sedangkan disebut sebagai variabel pengaruh karena variabel ini mempengaruhi variabel lainnya.
Variabel terikat/tergantung merupakan variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas. Variabel dependen sering disebut juga variabel hasil, akibat, ataunjuga variabel tanggapan dan juga variabel jawaban.
Sugiyono (2009) berpendapat bahwa variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel ini dikatakan sebagai variabel terikat karena dipengaruhi dan terikat oleh variabel bebas.
Sugiyono (2009) berpendapat bahwa variabel moderator adalah variabel yang mempengaruhi (memperkuat atau memperlemah) hubungan antara variabel independen dan variabel dependen.
Variabel kontrol atau variabel kendali merupakan variabel yang perlu dikontrol, dipertahankan tetap, atau diacak sedemikian rupa sehingga pengaruh mereka dinetralisir, dikeluarkan atau disamakan bagi semua kondisi.
Klasifikasi varibel berdasarkan bentuk isi materi dapat dibedakan menjadi 4 jenis yaitu:
Variabel nominal merupakan variabel yang ditentukan berdasarkan proses penggolongan yang bersifat deskrit (saling pilah). Variabel nominal digunakan untuk membedakan bentuk data-data individual kedalam bentuk kategori.
Variabel ordinal merupakan variabel yang ditentukan berdasarkan jenjang, urutan atau ranking. Pada dasarnya variabel ordinal itu sama dengan variabel nominal, yaitu mengkategorikan data data individual, tapi pada variabel ordinal datanya dapat diurutkan datanya.
Variabel interval merupakan variabel yang tersusun dalam bentuk Interval. Interval adalah kelompok bertingkat dengan jarak tertentu.
Nadira berpendapat bahwa variabel interval merupakan variabel yang digunakan untuk mengurutkan data, hanya saja pada interval variabel, beda satu data dengan data selanjutnya sama dan memiliki arti/bisa di ukur (meaningfull). Nadira juga menyampaikan bahwa angka (o) tidak dapat mewakili angka tersebut. Maksudnya bahwa angka nol bukan berarti nilainya 0.
Variabel ratio merupakan variabel dalam bentuk mirip dengan variabel interval (memiliki data interval), perbedaannya yaitu pada variabel Ratio dia memiliki data nol mutlak, dengan kata lain nilai 0 berati 0 mutlak.
Terdapat beberapa hal yang perlu dilakukan unutk menentukan variable penelitian :
Misalnya permasalahan utama yang berkaitan dengan hasil belajar. Hasil belajar ini merupakan variabel terikat yang dijadikan inti penelitian kita.
Faktor permasalahan inilah yang berperan sebagai variabel bebas. Biasanya dalam penelitian tesis variabelnya minimal 2. Misalnya yaitu Hubungan Metode Ceramah dan Metode Kelompok dengan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP ‘X”. Contoh lain misalnya yaitu Pengaruh Metode Ceramah dan Metode Kelompok Terhadap hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP “X”.
Berdasarkan contoh tersebut variabel bebasnya adalah Pengaruh metode ceramah; Pengaruh metode kelompok. Sedangkan variable terikatnya adalah Hasil belajar Matematika. Hal yang penting untuk diingat adalah untuk menjelaskan “Pengaruh” menggunakan penghubung dengan variable terikat yaitu : ‘terhadap’ sedangkan untuk “Hubungan” menggunakan kata penghubung varibel terikatnya “dengan”.
Variabel yang sudah kita tentukan, kita persiapkan dulu banyak atau tidaknya teori-teorinya yang relevan, termasuk juga banyak atau tidaknya pandapat para ahli. Misalnya pada penelitian tesisi, satu variabel minimal 10 teori.
Kita perlu menentukan apakah penelitian tersebut memungkinkan untuk kita lakukan atau tidak, dengan mempertimbangkan beragam hal termasuk lokasi/tempat penelitian, biaya yang dibutuhkan, dan sebagainya.
Berikut inilah beberapa contoh yang bisa diberikan dalam variabel penelitian, antara lain sebagai berikut;
Untuk varible bebas dalam penelitian, contohnya sebagai berikut;
Adapun untuk contoh varible terikatnya dalam penelitian, diantaranya sebagai berikut;
Sedangkan untuk varible moderator dalam penelitian, diantaranya adalah sebagai berikut;
Adapun untuk contoh dalam variable kontrol dalam penelitian, diantarnya sebagai berikut;
Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa SD Swasta dengan siswa SD Negeri, memerlukan adanya variabel kontrol misalnya usia, kelas siswa, pada materi belajar apa. Penentuan variabel kontrol tersebut untuk memudahkan dalam menentukan perbedaanya dan berfokus pada hasil belajar saja.
Sedangkan untuk contoh variable nominal dalam penelitian, diantaranya;
Contohnya antara lain jenis kelamin (pria dan wanita), jenis pekerjaan (pekerjaan kasar dan pekerkaan halus), status pernikahan (kawin dan beluum kawin), jenis buku perpustakaan, nama benua untuk negara, dsb.
Khusus untuk contoh variable ordinal dalam penelitian, diantaranya;
Terkhir untuk contoh penggunaan intrumen penelitian dalam variable interval, diantaranya;
Penjelasan secara ringkas dari arenalomba tentang pengertian variabel penelitian menurut para ahli, jenis, cara membuat, dan contohnya sudah selesai. Semoga bahasan ini bisa berguna, ya. Bagi setiap pembaca yang sedang mendalami penelitiannya. Makasih,
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Langkah untuk dapat menulis artikel dengan baik. Jangan cepat putus asa karena tulisan kita tidak dapat dimuat atau dikomentari negartif sel...
Puisi merupakan salah satu karya sastra yang cukup familier. Sejak sekolah dasar (SD) pun kita telah dikenalkan dengan puisi. Selengkapnya c...