Cara Menulis Jurnal Internasional
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Hipotesis merupakan pengandaian atau penjelasan (teori) yang diterima sementara untuk mengartikan atau menduga (teori) yang diterima sementara untuk menginterpretasikan kejadian atau fenomena tertentu, dan untuk memberikan panduan penyelidikan lebih lanjut. Suatu hipotesis dapat terbukti benar atau salah, dan harus mampu menolak. Jika tetap tidak terbantahkan oleh fakta, maka dapat dikatakan diverifikasi atau dikuatkan.
Sebuah hipotesis dalam pengertian karya ilmiah, adalah pernyataan yang dapat diuji tentang hubungan antara dua atau lebih variabel atau penjelasan yang diajukan untuk beberapa fenomena yang diamati. Dalam percobaan ilmiah atau studi, hipotesis adalah penjumlahan singkat dari prediksi peneliti atas temuan penelitian, yang mungkin didukung atau tidak oleh hasilnya. Pengujian hipotesis adalah inti dari metode ilmiah.
Hipotesis adalah sesuatu yang lebih dari sekadar tebakan liar tetapi kurang dari teori yang mapan. Dalam sains, hipotesis harus melalui banyak pengujian sebelum diberi label teori. Di dunia non-ilmiah, kata itu digunakan jauh lebih longgar. Seorang detektif mungkin memiliki hipotesis tentang kejahatan.
Ide dasar dari hipotesis adalah bahwa tidak ada hasil yang ditentukan sebelumnya. Untuk hipotesis yang akan disebut hipotesis ilmiah, itu harus menjadi sesuatu yang dapat didukung atau disangkal melalui eksperimen atau observasi yang dilakukan dengan hati-hati.
Fungsi utama dalam langkah ini dalam metode ilmiah adalah menurunkan prediksi dari hipotesis tentang hasil eksperimen masa depan, dan kemudian melakukan eksperimen tersebut untuk melihat apakah hasilnya mendukung prediksi.
Karakteristik hipotesis yang baik yaitu dapat diteliti, menunjukkan hubungan antara variable-variabel, dapat diuji, mengikuti temuan-temuan penelitian terdahulu.
Adapun definisi hipotesis menurut para ahli diantaranya yaitu:
Hipotesis dapat didefinisikan sebagai sebuah taksiran atau referensi yang dirumuskan dan diterima hanya untuk sementara serta dapat menerangkan fakta-fakta ataupun kondisi-kondisi yang diamati dan digunakan sebagai petunjuk untuk langkah-langkah selanjutnya.
Definisi hipotesis merupakan pernyataan dugaan hubungan antara dua variabel atau lebih. Hipotesis ialah pernyataan yang masih lemah tingkat kebenarannya yang masih harus diuji dengan menggunakan teknik tertentu.
Hipotesis berasal dari kata hypo yang berarti kurang dan thesis berarti pendapat. Jadi dapat dikatakan bahwa hipotesis ialah suatu pendapat atau kesimpulan yang sifatnya masih sementara. Hipotesis berupa suatu kemungkinan jawaban dari masalah yang diajukan.
Hipotesis merupakan kesimpulan sementara yang belum final atau suatu jawaban yang sifatnya sementara dan merupakan konstruk peneliti terhadap masalah penelitian, yang menyatakan hubungan antara dua variabel atau lebih. Kebenaran terhadap dugaan tersebut harus dapat dibuktikan melalui penyelidikan ilmiah.
Macam-macam hipotesis penelitian diantaranya yaitu:
Terbagi menjadi dua, yaitu:
Terdapat dua macam hipotesis alternatif, yaitu: directional Hypotheses dan non directional Hypotheses (Fraenkel and Wallen, 1990:42 ; Suharsimi Arikunto, 1989:57).
Misalnya yaitu siswa yang diajar dengan metode inkuiri lebih tinggi prestasi belajarnya, dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan menggunakan metode curah pendapat.
Misalnya yaitu ada perbedaan pengaruh penggunaan metode mengajar inkuiri dan curah pendapat terhadap prestasi belajar siswa.
Terbagi menjadi dua macam, yaitu:
Terbagi menjadi dua, yaitu:
Secara umum fungsi hipotesis adalah menyediakan kerangka kerja untuk pengujian dan eksperimen. Para ilmuwan merumuskan hipotesis, atau mengajukan pertanyaan, tentang suatu fenomena tertentu dan bagaimana hal itu berkaitan dengan aspek-aspek lainnya.
Tujuan dari sebuah hipotesis adalah untuk menemukan jawaban atas sebuah pertanyaan. Hipotesis formal akan memaksa kita untuk berpikir tentang hasil apa yang harus kita cari dalam sebuah eksperimen. Variabel pertama disebut variabel independen/bebas. Ini adalah bagian dari eksperimen yang dapat diubah dan diuji.
Hipotesis bukanlah apa-apa selain cara yang baik yang digunakan peneliti untuk menemukan tujuannya. Suatu hipotesis dapat dirumuskan dalam beberapa cara namun ia selalu melakukan fungsi dasar untuk memprediksi hasil akhir dari penyelidikan. Hipotesis biasanya terjadi setelah penalaran induktif, di mana peneliti melakukan serangkaian pengamatan untuk membentuk sebuah teori.
Tidak diragukan lagi, kadang-kadang hipotesis dapat menjadi negatif dan kadang-kadang mungkin menjadi hal yang positif. Berarti hipotesis hanyalah firasat pikiran itu mungkin benar atau mungkin salah. Sebuah hipotesis memastikan seluruh proses penelitian tetap ilmiah dan dapat diandalkan. Meskipun hipotesis sangat penting selama proses penelitian, hipotesis dapat menghasilkan komplikasi yang berkaitan dengan probabilitas, signifikansi dan kesalahan.
Secara lebih terperinci, hipotesis mempunyai beberapa fungsi diantaranya yaitu:
Manfaat penetapan hipotesis dalam sebuah penelitian yaitu sebagai berikut:
Berikut beberapa contoh pernyataan hipotesis:
Itulah tadi bahasan lengkapnya dari arenalomba yang mengungkap tentang pengertian hipotesis penelitian menurut para ahli, jenis, manfaat, dan contohnya dalam penelitian. Semoga hadirnya artikel ini memberikan bahasan secara mendalam bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Langkah untuk dapat menulis artikel dengan baik. Jangan cepat putus asa karena tulisan kita tidak dapat dimuat atau dikomentari negartif sel...
Puisi merupakan salah satu karya sastra yang cukup familier. Sejak sekolah dasar (SD) pun kita telah dikenalkan dengan puisi. Selengkapnya c...