Cara Menulis Jurnal Internasional
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Proposal penelitian adalah ringkasan yang koheren dari penelitian yang kia usulkan. Ini menetapkan isu-isu sentral atau pertanyaan yang ingin kita tangani. Proposal menguraikan wilayah studi umum penelitian kita yang mengacu pada keadaan pengetahuan saat ini dan setiap perdebatan baru-baru ini tentang topik tersebut. Ini juga menunjukkan orisinalitas dari penelitian yang kita usulkan.
Penelitian kuantitatif merupakan suatu penelitian yang pada dasarnya menggunakan pendekatan deduktif-induktif, yaitu pendekatan yang berangkat dari suatu kerangka teori, gagasan para ahli, ataupun pemahaman peneliti berdasarkan pengalamannya, kemudian dikembangkan menjadi permasalahan-permasalahan beserta pemecahan-pemecahannya yang diajukan untuk memperoleh pembenaran (verifikasi) dalam bentuk dukungan data empiris dilapangan. Proposal kuantitatif tentang pendidikan biasanya populasi atau sampel yang diambil di lembaga sekolah.
Rancangan atau proposal penelitian ialah pedoman yang berisi langkah-langkah yang akan diikuti oleh peneliti dalam melakukan penelitiannya. ketika menyusun rancangan penelitian, perlu diantisipasi tentang berbagai sumber yang dapat digunakan untuk mendukung dan yang menghambat terlaksananya penelitian. Rancangan tersebut harus dibuat secara sistematis dan logis sehingga dapat dijadikan pedoman yang betul-betul mudah diikuti.
Proposal penelitian kuantitatif membutuhkan perincian yang lengkap dengan teknik pengukuran variabel penelitian dan analisis data. Selain itu, proposal penelitian kuantitatif menuntut kerangka penelitian yang spesifik, jelas, terinci, ditentukan langkah demi langkah secara mantap sejak awal, sehingga menjadi pegangan sampai akhir penelitian.
Berikut ini langkah-langkah yang baik dalam proses pemembuat proposal penelitian kuantitatif dari bab 1-3, diantaranya adalah sebagai berikut;
Hal pertamakali yang penting dilakukan dalam penelitian kuantitataif ini, antara lain adalah sebagai berikut;
Pengertian populasi merupakan seluruh elemen, unsur, objek, atau orang yang memiliki paling tidak satu karakteristik yang sama.
Adapun sistematika pada Bab 1 yaitu:
Dalam menuliskan latar belakang penelitian kuantitatif, terdapat 3 hal yang harus diketahui yaitu:
Identifikasi masalah yaitu pengenalan masalah atau inventarisir masalah. Identifikasi masalah sebagai salah satu proses yang termasuk penting dalam teknik pengumpulan data penelitan kuantitatif.
Masalah yang dipilih untuk diteliti akan berpengaruh terhadap kualitas dari penelitian, bahkan juga menentukan apakah sebuah kegiatan bisa disebut penelitian atau tidak. Masalah dalam penelitian dapat kita temukan melalui studi literatur atau lewat pengamatan lapangan (observasi, survei, dsb).
Pembatasan masalah merupakan ruang lingkup masalah atau membatasi ruang lingkup masalah yang terlalu luas /lebar sehingga penelitian lebih bisa fokus untuk dilakukan. tujuannya agar pembahasan tidak terlalu luas pada aspek-aspek yang tidak relevandengan penelitian.
Dari banyaknya masalah yang ditemukan, pilihlah satu atau dua masalah yang akan diteliti (lazim disebut dengan batasan masalah). Sehingga dapat dikatakan bahwa batasan masalah jadinya berati pemilihan satu atau dua masalah dari beberapa masalah yang sudah teridentifikasi.
Rumusan masalah merupakan pertanyaan penelitian, yang pada umumnya disusun dalam bentuk kalimat tanya, pertanyaan-pertanyaan tersebut akan menjadi arah kemana sebenarnya penelitian akan dibawa, dan apa saja sebenarnya yang ingin dikaji/dicari tahu oleh si peneliti.
Manfaat penelitian dapat dibedakan menjadi 2 yaitu manfaat teoritis dan manfaat praktis. Manfaat teoritis merupakan manfaat hasil penelitian untuk pengembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan obyek penelitian. Manfaat praktis manfaat hasil bagi berbagai pihak yang memerlukannya untuk memperbaiki kinerja, terutama bagi sekolah, guru, dan siswa serta seseorang untuk melakukan penelitian lebih lanjut.
Adapun sistematika pada Bab 1 yaitu:
Penelitian yang relevan merupakan penelitian sebelumnya yang sudah pernah dilakukan dan dianggap memiliki relevansi dengan penelitian dan topik baru yang kan diteliti. Gunanya untuk menghindari terjadinya pengulangan penelitian dengan pokok permasalahan yang sama.
Kerangka berpikir dapat diartikan sebagai sebuah pemahaman yang melandasi pemahaman-pemahaman yang lainnya, sebuah pemahaman yang paling mendasar dan menjadi pondasi bagi setiap pemikiran selanjutnya.
Penyusunan hipotesis penelitian merupakan salah satu kunci keberhasilan penyusunan proposal penelitian selain latar belakang masalah, dan kajian teori. Pada umumnya, hipotesis penelitian disusun berdasarkan rumusan masalah dan kajian teori.
Pada metode pengumpulan penelitian kuantitatif, hipotesis yang digunakan yaitu hipotesis statistik, artinya hipotesis tersebut harus diuji menggunakan kaidah-kaidah statistika.
Adapun sistematika Bab III yaitu:
Tujuan penelitian kuantitatif adalah untuk mencari hubungan yang menjelaskan sebab-sebab perubahan dalam fakta-fakta sosial yang terukur. Secara spesifik metode kuantitatif bertujuan untuk menggenalisir (generalizebility), memprediksi (prediction), dan penjelasan kausal (causalexplanation).
Metode penelitian kuantitatif memanfaatkan data berbentuk angka atau numerik dan menekankan proses penelitian pada pengukuran hasil yang objektif menggunakan analisis statistik. Metode kuantitatif berfokus pada pengumpulan data dan melakukan generalisasi untuk menjelaskan fenomena khusus yang dialami oleh populasi.
Tempat penelitian merujuk pada lokasi dilaksanannya penelitian. Waktu penelitian merujuk pada lama waktu pelaksanann penelitian.
Teknik sampling yaitu teknik yang dilakukan untuk menentukan sampel. Penelitian yang baik haruslah memperhatikan dan menggunakan teknik yang tepat dalam menetapkan sampel yang akan diambil sebagai subjek penelitian.
Teknik pengumpulan data ialah teknik atau cara yang dilakukan untuk mengumpulkan data.
Analisis data kuantitatif berupa angka-angka (kuantitas), yang diperoleh dari jumlah suatu penggabungan ataupun pengukuran. Data kuantitatif dapat diperoleh dari jumlah suatu penggabungan selalu menggunakan bilangan cacah.
Contoh data kuantitatif adalah angka-angka hasil sensus, hasil tabulasi terhadap jawaban terhadap angket atau wawancara terstruktur. Selain itu ada data bermuatan kuantitatif yang merupakan hasil pengukuran misalnya skor-skor yang diperoleh melalui pengukuran, seperti skor tes prestasi belajar, skor skala motivasi, skor timbangan, dan semacamnya.
Berikut ini contoh proposal penelitian kuantitatif dalam bidang pendidikan
Pengaruh Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo.
Keberadaan game online memang mulai berpengaruh pada aktivitas keseharian kalangan remaja usia sekolah. Kondisi tersebut dapat dibuktikan dengan kecenderungan para remaja khususnya yang berada pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam menghabiskan waktunya dengan bermain game online.
Fakta ini sangat memprihatinkan karena seharusnya remaja usia sekolah seperti mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk aktivitas yang positif. Ditinjau dari perspektif sosiologis, seseorang yang menjadikan game online sebagai prioritas utama cenderung berkembang menjadi pribadi egosentris dan individualis.
Kedua sifat tersebut sangat berbahaya bagi perkembangan masa depan individu yang bersangkutan. Berdasarkan hasil observasi pra penelitian yang dilakukan oleh peneliti pada tanggal 22-24 Februari 2018 di kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo ditemukan beberapa permasalahan. Pertama, 60% siswa kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo menghabiskan waktunya untuk bermain game online.
Persentase tersebut diperoleh berdasarkan pengambilan data dengan menggunakan instrumen berupa angket. Permasalahan kedua yaitu motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo masih tergolong dalam kategori rendah dimana sebagian besar siswa masih melakukan aktivitas lain ketika pembelajaran. Diantaranya yaitu bermalas-malasan, tidur, bermain gadget, bercanda maupun berbicara.
Kedua permasalahan tersebut dapat menghambat pencapaian tujuan kognitif, afektif dan psikomotorik dari pembelajaran. Oleh karena itu, sekiranya perlu dilakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Aktivitas Bermain Game Online Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo”.
Bagaimana pengaruh aktivitas bermain game online terhadap motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo?
Berdasarkan permasalahan yang akan dikaji, maka dalam proposal penelitian ini perlu mencantumkan dua teori yaitu tentang motivasi belajar dan game online. Kajian teori yang berkaitan dengan motivasi belajar terdiri atas pengertian, fungsi, jenis, ciri-ciri, faktor yang mempengaruhi dan upaya untuk meningkatkannya. Sedangkan, kajian teori yang berkaitan dengan game online terdiri atas pengertian, jenis dan dampaknya.
Adanya pengaruh positif dan signifikan antara variabel aktivitas bermain game online dengan motivasi belajar siswa kelas XI IPS SMA N 1 Jatirogo.
Desain penelitian ini yaitu ex-post facto, dimana peneliti berupaya untuk meneliti suatu fakta yang telah terjadi di lapangan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif sehingga menghasilkan data berupa kumpulan angka.
Instrumen penelitian yang digunakan untuk melakukan pengumpulan data dari responden yaitu menggunakan instrumen berupa angket tertutup. Pada angket ini telah disusun berbagai pertanyaan mengenai variabel yang diteliti, yaitu aktivitas bermain game online dan motivasi belajar.
Pengujian data hasil penelitian dilakukan dengan menggunakan empat validitas yaitu isi (content), konstruk (construct), konkuren (Concurrent) dan prediksi (predictive). Instrumen yang digunakan untuk menguji validitas data penelitian adalah Product Moment dari Karl Pearson.
Nah, itulah sekilas penggambaran dari ArenaLomba tentang panduan membuat proposal penelitian kuantitatif, penjelasan, serta contohnya. Semoga dekripsi yang kami buat ini memberikan pemahaman bagi segenap pembaca sekalian.
Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan, publikasi hasil penelitian melalui tulisan dalam bentuk jurnal menjadi sebuah keharusan. Selen...
Langkah untuk dapat menulis artikel dengan baik. Jangan cepat putus asa karena tulisan kita tidak dapat dimuat atau dikomentari negartif sel...
Puisi merupakan salah satu karya sastra yang cukup familier. Sejak sekolah dasar (SD) pun kita telah dikenalkan dengan puisi. Selengkapnya c...